Tanamkan Nilai-Nilai Demokrasi Sejak Dini, KPU Ajarkan Siswa-Siswi SD Mengenal Pemilu

Tangerang Selatan – Dalam rangka penguatan nilai-nilai kebangsaan, KPU Kota Tangerang Selatan menerima kunjungan siswa-siswi SD Pembangunan Jaya di Kantor KPU Kota Tangerang Selatan, Rabu (12/02/2019). Sebanyak 92 siswa-siswi diajak mengenal dan menjalankan simulasi proses pemilihan umum di Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Kota Tangerang Selatan.
Kedatangan kunjungan siswa-siswi SD Pembangunan Jaya serentak disambut gembira oleh seluruh jajaran petugas dan tenaga kerja di KPU Kota Tangerang Selatan. Ketua Komisioner KPU Kota Tangerang Selatan Bambang Dwitoro dalam sambutannya menyampaikan bahwa berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan siswa-siswi SD Pembangunan Jaya sudah disiapkan dari jauh-jauh hari. Hal tersebut dilakukan mengingat pentingnya menanamkan dan mengenalkan nilai-nilai kebangsaan khususnya dalam konteks demokrasi sejak dini.
“Kita turut senang dengan hadirnya adik-adik dari SD Pembangunan Jaya di Rumah Pintar Pemilu KPU Kota Tangerang Selatan. Dari sini kita akan belajar bagaimana sih pemimpin di Indonesia itu di pilih. Bagaimana tahapannya dan prosesnya kita bias pelajari bersama di Rumah Pintar Pemilu ini”jelas Bambang dalam sambutannya.
Selama kegiatan berlangsung, tentunya tidak hanya sebatas siwa-siswi mengetahui bagaimana proses pemilihan umum itu dilaksanakan. Melainkan juga sebagai medium menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam konteks berdemokarasi. Hal ini lah yang ditegaskan Bambang selama kegiatan proses pembelajaran berlangsung.
“Demokrasi itu kan bagian dari instrumen kebangsaan kita, maka perlu kita tanamkan prinsip-prinsip kepemiluan. Diantaranya bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Dari prinsip inilah nilai itu lahir, tentunya tidak sebatas dalam pelaksanaan pemilu tapi juga bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari” pungkas Bambang saat diwawancarai di Kantor KPU Kota Tangerang Selatan.
Hal tersebut turut dibenarkan oleh Taufik selaku Leader Kurikulum SD Pembangunan Jaya yang turut serta mendampingi proses kegiatan kunjungan selama berlangsung. Bahwa tujuan dari dilaksanakan kegiatan ini untuk menanamkan kesan bahwa belajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas melainkan juga bisa dilakukan diluar kelas.
“Pertama, kita harus tanamkan ke anak-anak didik kita bahwa belajar itu tidak hanya dilakukan didalam kelas melainkan juga bisa dilakukan di luar kelas. Jadi setelah mereka belajar teorinya di dalam kelas maka ini prakteknya. Maka pembelajaran yang didapat itu aplikatif dan kontekstual. Kedua, yang kita tanamkan adalah nilai cinta tanah air dengan mengenalkan instansi-instansi lembaga kepemerintahan yang belum dikenal” jawab Taufik disela-sela berlangsungnya kegiatan kunjungan.
Dengan demikian maka pendidikan tentang kepemiluan tidak hanya diketahui oleh orang-orang yang dewasa melainkan juga diketahui oleh anak-anak sejak dini. Dengan harapan penanaman nilai-nilai kebangsaan bisa dipupuk sedini mungkin untuk menghasilkan generasi yang cinta akn tanah airnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *